Edukasi kesehatan hewan
Rabies: kenali, cegah, dan tangani
Rabies adalah penyakit menular yang menyerang saraf dan dapat menular dari hewan ke manusia melalui gigitan, cakaran, atau jilatan pada luka. Begitu gejala muncul, rabies hampir selalu berakibat fatal, tetapi penyakit ini dapat dicegah dengan vaksinasi.
Tanda hewan yang patut dicurigai
- Perubahan perilaku: hewan jinak menjadi galak, atau hewan galak menjadi diam dan bersembunyi.
- Air liur berlebihan, sulit menelan, dan rahang tampak menggantung.
- Menggigit benda apa saja, gelisah, atau lumpuh pada kaki belakang.
Bila tergigit hewan
- Segera cuci luka dengan sabun di bawah air mengalir selama 15 menit.
- Beri antiseptik, lalu segera ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk penanganan luka gigitan.
- Jangan bunuh hewan yang menggigit. Laporkan ke petugas kesehatan hewan supaya hewan itu bisa diamati selama 14 hari.
Pencegahan
- Vaksinasi rabies anjing dan kucing mulai umur 3 bulan, lalu diulang setiap tahun.
- Jangan lepas liarkan hewan peliharaan, dan simpan kartu vaksinnya.
Isi halaman ini adalah edukasi umum, bukan pengganti pemeriksaan dokter hewan. Bila ragu, hubungi klinik.
Daftar vaksinasi rabies